Sabtu, 04 Desember 2010 0 komentar By: obet

Baju Design Twitter

 
Pre-Order kaos lucu

Ukuran: S,M, L, XL
Warna kaos: Putih dan Abu-abu (bisa juga pesan dengan warna lain)
Bahan kaos: Cotton Combad
Harga: Rp 60.000 
           Rp 45.000  (belum termasuk ongkos kirim
Tersedia lengan panjang  +Rp 5000
Contact Person: Robby (085710666601)

Kami juga menetrima pesanan kaos sesuai dengan sesign Anda.

Undang-Undang Tentang Sepeda

 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 22 TAHUN 2009
TENTANG
LALULINTAS DAN ANGKUTAN JALAN


Pasal 25
(1)  Setiap Jalan yang digunakan untuk Lalu Lintas umum wajib dilengkapi dengan perlengkapan Jalan berupa:

      g. Fasilitas untuk sepeda, Pejalan Kaki, dan penyandang cacat;


 Pasal 45
 (1) Fasilitas pendukung penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan meliputi:
        b. Lajur sepeda;

Pasal 62
 (1)  Pemerintah harus memberikan kemudahan berlalu lintas bagi pesepeda.
(2)  Pesepeda berhak atas fasilitas pendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran dalam berlalu lintas.

Pasal 106

 (2) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mengutamakan keselamatan Pejalan Kaki dan pesepeda.


Paragraf 8
Kendaraan Tidak Bermotor
Pasal 122
 (1) Pengendara Kendaraan Tidak Bermotor dilarang:
dengan sengaja membiarkan kendaraannya ditarik oleh Kendaraan Bermotor dengan kecepatan yang dapat membahayakan keselamatan;
mengangkut atau menarik benda yang dapat merintangi atau membahayakan Pengguna Jalan lain; dan/atau
menggunakan jalur jalan Kendaraan Bermotor jika telah disediakan jalur jalan khusus bagi Kendaraan Tidak Bermotor.

 (2) Pesepeda dilarang membawa Penumpang, kecuali jika sepeda tersebut telah dilengkapi dengan tempat Penumpang.

Pasal 123
Pesepeda tunarungu harus menggunakan tanda pengenal yang ditempatkan pada bagian depan dan belakang sepedanya.


Pasal 284

Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor dengan tidak mengutamakan keselamatan Pejalan Kaki atau pesepeda sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).


Pasal 310

(1) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas dengan kerusakan Kendaraan dan/atau barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat (2), dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) bulan dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah).

(2) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas dengan korban luka ringan dan kerusakan Kendaraandan/atau barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat (3), dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau denda paling banyak Rp2.000.000,00 (dua juta rupiah).

 (3) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yangkarena kelalaiannya mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas dengan korban luka berat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat (4), dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah).
Sabtu, 06 November 2010 0 komentar By: obet

Lima Langkah Untuk mengembangkan Hidup yang Memiliki Tujuan

  • Kiat pertama untuk mencapai hidup yang memiliki tujuan adalah, Eksploitasi Diri.
Temukanlah minat dan bakat yang diminati. Kita tidak dapat menjadi sosok pribadi orang lain ataupun bahkan menirunya. Sulit untuk menjiplak kesuksesan orang lain. Namun dengan mengetahui kekuatan dan sumber daya pribadi, kita sanggup untuk menemukan tujuan hidup kita.
  • Kiat kedua, Determinasi Diri.
Ada sebuah ilustrasi sebagai berikut.
Seorang ingin mengambil permen dari toples kaca. Warnanya yang beranekaragam dan wangi permen sangat menarik perhatiannya. Karena itu ia mencengkram permen sebanyak-banyaknya. Namun apa daya? Tangannya tidak bisa dikeluarkan dari dalam toples. Ia berusaha utnuk mengeluarkannya, tapi tetap tidak bisa.
Lalu, ibunya datang dan memberi nasihat agar ia mengambil beberapa permen saja yang paling disukai. Anak itu gembira. Ia mendapatkan permen kesukaannya dan tangannya pun lepas dari toples itu.

Demikian pula dengan tujuan hidup. Setelah mengetahui apa potemsi pribadi kita, pilihlah beberapa hal yang paling menonjol. Mungkin banyak yang menarik perhatian kita, namun tentukanlah tujuan hidup kita yang sesuai dengan harapan dan cita-cita kita.

  • Kiat ketiga, Aktivasi Diri.
Sebuah pepatah mengatakan, "Knowledge is power but action gets things done." Pengetahuan adalah kekuatan, tetapi tindakanlah yang menyelesaikan suatu karya. Seorang pemimpi hanya sekedar bermimpi bila ia tidak melakukan apa-apa, tetapi seseorang pemenang akan menaggapi semua yang harus dilaksanakan.
Hidup yang memiliki tujuan mendorong kita meraih harapan dengan segenap hati. Kita tidak akan mudah bosan atau putus asa dalam berusaha jika diarahkan oleh tujuan hidup.
  • Kiat keempat, Sinergi Diri.
Sebuah kerajaan akan runtuh jika rakyatnya terpecah belah. Rasa bimbang dan sikap mendua hati merupakan musuh utama dari sebuah tujuan. Kebimbangan timbul karena kita merasa tidak yakin, tidak jelas ataupun tidak mampu. Keragu-raguan harus diatasi dengan data atau fakta yang jelas dan dengan menumbuhkan rasa percaya diri. Sebaliknya, tekad yang utuh akan memampukan kita untuk meraih cita-cita dan memenuhi tujuan hidup. Sebuah tekad lahir dari keinginan dan harapan kuat. Dengan mengelola kekuatan dan sinergi dari pikiran, akal budi dari pikiran, akal budi dan hati nuran, kita sanggup bersikap fokus pada tujuan kita.
  • Kiat kelima, Evaluasi Diri.
Jika kita ingin jujur, hal yang paling sering dihindari adalah sebuah ujian. Kita takut untuk dinilai. Kita sering enggan melakukan evaluasi, karena takut untuk melihat kegagalan. Padahal kita membutuhkan evaluasi dan penilaian agar dapat mengetahui sejauh mana kekurangan atau keberhasilan kita.
Mengadakan evaluasi pribadi secara rutin menolong kita untuk mengetahui sejauh mana tingkat kemajuan dan pencapaian atas tujuan-tujuan kita.
Apakah aktivitas kita selama ini masih  tetapsejalan dengan visi misi hidup kita.
Mengadakan evaluasi pribadi secara rutin menolong kita untuk mengetahui sejauh mana tingkat kemajuan dan pancapaian atas tujuan-tujuan kita.
Memenuhi tujuan hidup adalah amanah dan panggilan hidup. Dengan menemukan, menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki, kta mampu memiliki hidup yang berarti. Kehidupan yang memiliki tujan hakiki.
Rabu, 20 Oktober 2010 0 komentar By: obet

UTS hampir tiba

Setelah melalui serangkaian kegiatan perkuliahan, akhirnya sebentar lagi (27 Oktober 2010) akn diadaka Ujian Tengah Semester bagi saya mahasiswa baru di semester 3 yang juga baru bergabung di Fakultas/Departemen.
Semoga sya bisa melewatinya dengan baik dan hasil yang baik. Walaupun sebenarnya saya masih merasa belum siap. Materi belum terserap dengan baik.Sgala persiapan akan segera saya persiapkan walau saat ini masih ada kesibukan di luar kuliah yang cukup menyita waktu.
yes i can!!!
Minggu, 03 Oktober 2010 0 komentar By: obet

Sifat Fisik Kayu

Sifat fisik kayu berbeda dengan sifat fisika kayu. Sifat kayu lebih berhubungan dengan kesan yang diperoleh oleh panca indra kita saat melihat, meraba, membaui, dan lain sebagainya terhadap kayu.

Sifat fisik yang penting untuk pengenalan kayu secara makroskopis, yaitu:
  1. Warna kayu

    Warna kayu adalah warna asli dari kayu (kayu teras), dan dapat dilihat pada goresan/bidang baru yang belum terkena pengaruh air, sinar matahari dan pengaruh luar lainnya dalam waktu yang lama. Warna asli kayu dapat berubah oleh pengaruh tersebut. Selain kekuatan kayu, keawetannya, gambaran seratnya, warna teras juga merupakan salah satu syarat dalam memilih kayu.
    Kayu Gubal umumnya berwarna muda, seperti: putih, kuning, coklat muda; sedangkan kayu teras umumnya berwarna tua seperti:  coklat, coklat kemerahan, hitam, kuning tua dan lain sebagainya.

  2. Kesan raba

    Kesan  raba adalah kesan perasaan keadaan permukaan kayu apabila kita lakukan perabaan pada permukannnya. Kesan raba kayu dipengaruhi oleh struktur sel, kadar ekstraktif dan kadar air pada kayu. Kesan raba pada kayu bisa halus, sedang atau kasar/kasar sekali. Kadang juga didapat kayu yang memiliki kesan raba licin atau berminyak.

  3. Kilap kayu

    Kilap kayu adalah sifat kayu apabila terkena sinar/cahaya dan kemudian mata kita menerima kesan tertentu, misalnya: mengkilap, agak mengkilap dan suram. Adanya ekstraktif pada kayu dapat menimbulkan kesan mengkilap pada kayu.

Sekilas Tentang Ekowisata


Ini adalah sedikit catatan saya mengenai Ekowisata yang saya dapat dari kuliah Rekreasi Alam dan Ekowisata..Mata kuliah yang seru..walau ada dosen yang galak melebihi sangarnya Polwan..
hehehe
Hal yang paling seru adalah saat praktikum ke lapang..saya bersama teman kelompok pergi berwisata ke salah satu tempat wisata pilihan kami untuk kemudian melakukan pengamatan dan wawancara kepada pengelola wisata dan pengunjung serta masyarakat sekitar..Hal ini bisa menjadi masukan kepada kami untuk meninjau baik dan buruknya dalam area wisata yang akan kita bangun nantinya guna pengembangan pariwisata Indonesia..

Ada beberapa tahapan dalam rekreasi:
  1. Tahap persiapan: hal yang perlu dipersiapkan misalnya biaya dan alokasi waktu  yang diperlukan untuk berekreasi..biasanya rekreasi dilakukan pada waktu senggang..
  2. Tahap perjalanan: sebuah upaya kita untuk mencapai tempat rekreasi, hal yang kita lakukan dalam perjalanan menuju tujuan rekreasi..
  3. Tahap beraktifitas: segala hal yang dilakukan di tempat rekreasi..
  4. Tahap pulang: kembali ke daerah asal..
  5. Tahap relokasi: menceritakan kegiatan rekreasi..
Setiap tahap bisa merupakan produk rekreasi. Harus bisa menjadi sebuah peluang bagi yang menjadi penyedia jasa rekreasi..

Adapun prinsip dasar Ekowisata adalah:
  1. Nature Based: Produk berdasarkan potensi alam.
  2. Ecologically sustainable; pelaksanaan dan manajemen berkelanjutan
  3. Environmentally educative; pendidikan lingkungan bagi pengelola dan pengunjung
  4. Bermanfaat bagi masyarakat lokal.
  5. Memberikan kepuasan bagi wisatawan.
Rabu, 29 September 2010 0 komentar By: obet

Tips Memilih Jenis Sepeda

Pernah kita di bingungkan dengan jenis-jenis sepeda yang beredar dipasaran, pada umumnya sepeda yang kita banyak beredar adalah jenis MTB atau lebih di kenal dengan sepeda gunung dan Road Bike lebih di kenal dengan Sepeda Jalan Raya.
Sepeda Gunung atau MTB masih di bagi beberapa jenis lagi misal Competitve XC, XC Trail, All Mountain, FreeRide/DownHill, Progrsive HT, Recreational XC. Sedangkan untuk Road bike atau sepeda balap juga di bagi berbagi macam jenis lagi seperti Com[etitive road, Endurance, TT (time trial), Fixed Gear(single speed), Fitnes(comutte).
Secara garis besar itulah jenis sepeda yang banyak beredar, akan tetapi banyak vendor melakukan pengembangan khusus dan membuat sepeda sepeda jenis baru seperti cyclocross, dirtjumper, dan masih banyak lagi sepeda modif lainya.
Untuk mengetahui sepeda apa yang cocok dengan kebutuhan dan keinginan kita ada baiknya kita tahu diskripsi masing-masing jenis sepeda, tips ini berisi diskripsi sepeda secara global sehingga memudahkan anda memilih sepeda.

Sepeda Gunung MTB.
a. Competitive XC :
Sepeda ini biasanya tergolong ringan untuk jenis MTB, merupakan sepeda yang ringan untuk cross country (offroad). Competitive XC biasa di gunakan untuk medan offroad yang tidak terlalu menurun, sangat sesuai untuk yang menyukai kecepatan dan kekuatan dalam menjelajah medan offroads.
b. XC Trail :
Jenis sepeda yang lebih di buat untuk medan offroad yang lumayan ektrim, sepertinya turunan yang agak tajam disertai banyak tikungan, suspensi depan dan belakang biasanya lebih empuk dibandingkan dengan Competitive XC, suspensi depan dan belakang biasanya juga dapat di atur skala keras dan

Mata Kayu

Mata kayu adalah lembaga atau bagian cabang yang berada di dalam kayu. Mata kayu dapat dibedakan atas:

  1. Mata kayu sehat : mata kayu yang tidak busuk, berpenampang keras, tumbuh kukuh dan rapat pada kayu, berwarna sama atau lebih gelap dibandingkan dengan kayu sedkitarnya.
  2. Mata kayu lepas : mata kayu yang tidak tumbuh rapat pada kayu, biasanya pada proses pengerjaan, mata kayu ini akan lepas tidak ada gejala busuk.
  3. Mata kayu busuk : mata kayu yang menunjukkan tanda-tanda pembusukan dan bagian-bagian kayunya lunak atau lapuk, berlainan dengan bagian- bagian kayu sekitarnya.
Pengaruh mata kayu :

  1. Mengurangi sifat keteguhan kayu. Hal ini terjadi karena serat mata kayu relatif tegak lurus serat batang pohon. Sedangkan keteguhan tegak lurus serat lebih rendah dibandingkan dengan keteguhan sejajar serat. Disamping itu pula serat – serat di sekeliling mata kayu tidak teratur.
  2. Menyulitkan pengerjaan karena kerasnya penampang mata kayu (mata kayu sehat/mata hidup).
  3. Mengurangi keindahan permukaan kayu.
  4. Menyebabkan lubangnya lembaran – lembaran finir.

Kerusakan dan Cacat pada Kayu

Jamur Penyerang Kayu

Jamur penyerang kayu dapat dibedakan menjadi:

a. Jamur pembusuk kayu
b. Jamur pelapuk kayu
c. Jamur penyebab noda kayu

Bagi perkembangan jamur pembusuk kayu sangat diperlukan bahan makanan yang cukup di dalam kayu, kelembapan yang cukup, sedikit udara dan suhu yang layak. Pengaruh jamur pembusuk kayu yang menghancurkan dinding-dinding pada perkembangan lanjut dari pembusukan mengakibatkan kehancuran total struktur kayu. Dengan demikian kekuatan kayu akhirnya akan mengalami penurunan yang nyata. Tetapi pada tahap permulaan serangan jamur itu, timbul kerapuhan kayu yang nyata dengan akibat bahwa bahan yang terserang, cenderung untuk patah secara mendadak jika diberi beban dengan perubahan bentuk sedikit saja serta patahan yang halus tidak berserpih. Pada lain pihak jamur penyebab noda kayu hanya mempunyai pengaruh sedikit terhadap kekuatan kayu dan biasanya tidak menurunkan kekuatan yang besar. Hanya ditinjaundalam segi keindahan akan menurun, karena timbulnya warna-warna yang kotor (noda-noda).

Serangga Perusak Kayu

Serangga-serangga perusak kayu antara lain rayap, kumbang kayu, dan bubuk kayu. Sudah barang tentu kekuatan kayu akan berkurang, karena serangga-serangga tersebut merusak kayu dengan membuat lubang-lubang terowongan di dalam kayu. Sebagai makanan dan tempat tinggal serangga perusak kayu tersebut. Pembahasan lebih lanjut dalam bab pengawetan kayu.

Lubang Gerek dan Lubang Cacing Laut

Lubang gerek ialah lubang-lubang pada kayu yang disebabkan oleh serangga penggerek, atau cacing-cacing laut. Lubang cacing laut ialah lubang-lubang pada kayu yang disebabkan oleh cacing-cacing laut. Umumnya penggerekan tersebut menyerang kayu yang baru ditebang. Kadangkala pada pohon yang masih tegak berdiri. Serangga ini tidak dapat hidup pada kayu gergajian yang telah dikeringkan, karena larvanya memerlukan jamur. Padahal agar jamur dapat hidup diperlukan kadar air yang cukup tinggi. Serangan-serangan akan lebih berat pada bagian kayu yang menghadap tanah yang terlindung dari sinar matahari langsung. Sedangkan cacing laut menyerang kayu yang berada di air laut. Lubang gerek mengurangi keindahan. Bila banyak menggerombol akan mempengaruhi kekuatan kayu, bahkan kayu sama sekali mungkin tidak dapat dimanfaatkan lagi. Demikian pula cacat pada lubang cacing laut.


Jenis Kayu di Indonesia

Indonesia memiliki keanekaragaman berupa flora dan fauna, lebih banyak jumlah speciesnya dibandingkan Africa. Sepuluh persen (10%) dari seluruh spesies tumbuhan berbunga ada di Indonesia (+/- 27.500 spesies ada di Indonesia), 12% jenis mamalia di dunia, 16% jenis reptilia dan amphibia di dunia (+/- 1.539 spesies), 25% jenis ikan di dunia dan 17% jenis burung di dunia. Diantara spesies tersebut terdapat 430 spesies burung dan 200 mamalia yang tidak terdapat di tempat lain dan hanya ada di Indonesia misalnya orangutan, biawak komodo, harimau sumatera, badak jawa, badak sumatera dan beberapa jenis burung (birds of paradise). (Sumber : BAPPENAS. Biodiversity Action Plan for Indonesia, 1993 & World Conservation Monitoring Committee, 1994).
Keanekaragaman fauna di Indonesia sangat tinggi ini didukung dengan keadaan tanah, letak geografi serta keadaan iklim. Hal ini ditambah dengan keanekaragaman tumbuh-tumbuhannya sebagai habitat satwa. Perusakan hutan dan perairan yang merupakan tempat habitat satwa masih terus berlangsung, demikian pula dengan perburuan, penangkapan, pencemaran dan lain-lain. Salah satu usaha untuk melindungi satwa dari ancaman kepunahan adalah dengan Undang-undang tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Hingga saat ini jumlah satwa yang telah dilindungi undang-undang adalah 100 jenis mamalia, 246 jenis burung dan 29 reptilia, 6 jenis ikan tawar, dan 20 jenis kupu-kupu, serta 15 jenis binatang vertebrata laut yang terancam punah telah pula dilindungi undang-undang.
Hutan hujan tropika di Indonesia terdiri dari banyak pohon. Lebih kurang 4000 jenis yang tumbuh pada berbagai formasi hutan dan tipe hutan telah diketahui dan sekitar 400 jenis pohon telah diketahui nilai komersial kayunya.
sumber: http://indonesianforest.com/frameset.php
Rabu, 01 September 2010 0 komentar By: obet

Pengantar Ilmu Kehutanan dan Etika Lingkungan

Download Slide kuliah Pengantar Kehutanan dan Etika Lingkungan bisa klik link berikut ini..

Pengatar Statistika




STATISTIKA adalah seperangkat metode yang membahas: (1) bagaimana cara mengumpulkan data yangdapat memberikan informasi yang optimal, (2) bagaimana cara meringkasmengolah dan menyajikan data,(3) bagaimana cara melakukan analisis terhadap sekumpulan data, sehingga dari analisis itu timbul strategi-strategi tertentu, (4) bagaimana cara mengambil kesimpulan dan menyarankan keputusan yang sebaiknyadiambilatas dasar strategi yang adadan (5) bagaimana menentukan besarnya resiko kekeliruan yangmungkin terjadi jika kita mengambil keputusan atas dasar strategi tersebut.

STATISTIKdiartikan sebagai kumpulan fakta yang berbentuk angka-angka yang disusun dalam bentukdaftar atau tabel yang menggambarkan suatu persoalanNama statistik bergantung pada masalah yangdijelaskan oleh statistik itumisalnya statistik kependudukanstatistik penjualanstatistik ekonomi danstatistik pendidikan.

Berikut ini merupakan link download slide kuiah Pengantar Statistika.. 
Kamis, 26 Agustus 2010 0 komentar By: obet

TATACARA PENGETIKAN NO TAGIHAN MAHASISWA IPB

Untuk pembayaran melalui ATM, no tagihan mahasiswa terdiri dari : Kode IPB ( 9065 ) diikuti dengan Nomor Induk Mahasiswa (NIM)
Kode Fakultas dalam NIM diganti dengan angka sebagai berikut :
NO FAKULTAS KODE MENJADI
1. Fakultas Pertanian A 01
2. Fakultas Kedokteran Hewan B 02
3. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan C 03
4. Fakultas Peternakan D 04
5. Fakultas Kehutanan E 05
6. Fakultas Teknologi Pertanian F 06
7. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam G 07
8. Fakultas Ekonomi dan Manajemen H 08
9. Fakultas Ekologi Manusia I 09

Tata cara pembayaran ini berlaku untuk mahasiswa semester 3 ke atas. Info lebih lanjut, silahkan klik di sini

NIM PENGETIKAN 
A14060012 -> 90650114060012
B04070012 -> 90650214070012
C14080012 -> 90650314080012
D14090012 -> 90650414090012
E14060012 -> 90650514060012
F14070012 -> 90650614070012
G14080012 -> 90650714080012
H14090012 -> 90650814090012
I14060012 -> 90650914060012
Selasa, 24 Agustus 2010 0 komentar By: obet

Perlindungan Hutan

Kode mata kuliah ini SVK 231 yang didapatkan di semester 3 dengan bobot 3sks. Materi yang diajarkan berupa perlakuan yang diberikan pada hutan untuk mencegah dan membatasi kerusakan hutan yang diakibatkan karena faktor-faktor pengganggu..
Silahkan download file dengan meng-klik ini:

DASAR KEBAKARAN2.ppt
FIRE 3 (DAMPAK).ppt
Kebakaran Hutan2.ppt
PERLINDUNGAN HUTANnew.ppt

Gambar penyakit pohon 
Conidia of pestalotia

leaf blight

Slide Mata Kuliah Konservasi Sumber Daya Alam Hayati (KSH 201)

silahkan download semua file yang anda butuhkan.. GRATIS!
mata kuliah ini merupakan mata kuliah interdepaetemen yang diperoleh pada semester 3..terdiri dari 2sks tanpa praktikum..

bagi teman-teman Fahutan yang ingin me-download slide kuliah ini, bisa langsung klik aja..

1-KONSERVASI DAN MASALAHNYA.ppt
2-PENGERTIAN DAN DEFINISI KONSERVASI.ppt
3-SEJARAH DAN PERKEMBANGAN.ppt
4-KONSEP SUMBERDAYA ALAM.ppt
4-KONSEP SUMBERDAYA ALAM6.ppt
KAWASAN LINDUNG DI INDONESIA2.ppt
KRISIS KEANEKARAGAMAN HAYATI INDONESIA.ppt
KSDAH1-3.ppt
KSH-3,4.ppt
PHKA JAK-KKH-IPB.ppt
STRATEGI IMPLEMENTASI KONSERVASI SDAH.ppt



Ringkasan Kuliah Perdana Pengolahan Hasil Hutan (HHT 221)

Bahan bacaan pendukung mata kuliah ini diantaranya adalah:
  1. Science and Technology of Wood
  2. Understanding Wood
  3. Forest Products Technology
  4. Lumber Manufacturing
Mata kulih ini diajarkan oleh Dr. Wayan Darmawan.
Kayu tidak hanya berasal dari hutan. Kayu dapat dihasilkan melalui kebun.
Salah satu dyarat suatu tempat disebut hutan adalah luas lahannya minimal 2 hektar.
Pemanfaatan hasil hutan meliputi: PENANAMA, PEMANENAN, PENGOLAHAN PEMASARAN
Hasil dari pengolahan hutan bisa berupa barang jadi ataupun barang setengah jadi yang merupakan bahan baku bagi industri lain.
Berdasarkan bahan baku kayunya, industri dibagi menjadi dua bagian yaitu:
  • Industri kayu primer: industri yang mengolah kayu bulat (dibaca:log) yang didatangkan langsung dari hutan.
  • Industri kayu sekunder: industri yang mengolah sisa kayu dari hasil industri primer. Biasanya hasil produksinya berupa barang jadi.
note: Karena pak Wayan menginstuksikan mecatat hal yang penting-penting saja, maka saya hanya mencatat hal-hal yang tidak tercantum dalam slide kuliah.

Download Slide Kuliah Hasil Hutan Sebagai Bahan Baku

Bagi teman-teman THH IPB dapat mendownload slide mata kuliah Hasil Hutan Sebagai Bahan Baku semester 3 dengan mengklik file di bawah ini..Semoga ini dapat menjadi media tambahan untuk menambah keilmuan kita di bidang Kehutanan.Baik dalam lingkungan kampus IPB maupun Nasional, bahkan Internasional..

klik to download..
B-Kuliah.ppt
BIO-ENERGI.ppt
CELLULOSE.ppt
HEMICELLULOSE.ppt
KIMIAKAYU-SSK.ppt
softwood.ppt
SSK-KIYU-1.ppt
SSK-KIYU-2.ppt
SSK-KIYU-3.ppt
Wood Science.ppt


Majukan terus dunia kehutanan!!
Jayalah selalu Rimbawan!!
Jumat, 23 Juli 2010 1 komentar By: obet

Mars Seruan Rimba

Hai perwira, Rimba raya
Mari kita bernyanyi
Memuji hutan rimba dengan lagu yang gembira
Dan nyanyian yang murni
Meski sepi hidup kita
Jauh di tengah rimba
Tapi kita gembira sebabnya kita bekerja untuk nusa dan bangsa

Rimba raya rimba raya |
Indah permai dan mulia | 2x
Maha taman tempat kita bekerja |
Rimba raya maha indah
Cantik, molek, perkasa
Penghibur hati susah penyokong nusa dan bangsa
Rimba raya mulia
Disitulah kita kerja di sinar matahari
Gunung lembah berduri haruslah kita lalui dengan hati yang murni
Rimba raya rimba raya |
Indah permai dan mulia | 2x
Maha taman tempat kita bekerja |
Pagi petang, siang malam
Rimba kita berseru
Bersatulah bersatulah, tinggi rendah jadi satu

Bertolongan selalu
Jauhkanlah sikap kamu yang mementingkan diri
Ingatlah Nusa Bangsa minta supaya dibela oleh kamu semua
Rimba raya rimba raya |
Indah permai dan mulia | 2x
Maha taman tempat kita bekerja |

untuk men-download lagunya, klik disini aja..

coba yang lain?.. ini aja..

Rabu, 07 Juli 2010 0 komentar By: obet

Setting-an Modem Telkom Speedy

Bgi teman-teman Blogger yang menggunakan Telkom Speedy sebagai jaringan internet, gunakan tips berikut biar internetannya yahhuuuddd...nii info Obet dapet dari temen Obet yang kerja di Telkon Speedy yg juga seorang Blogger.. Di sini..

Adsl Modem SMC

Default IP: 192.168.2.1
Default password: smcadmin
Setting Bridge:

  • Klik WANClik 
  • ATM PVC
  • Klik VCI
  • Protocol: 1483 Bridging, VLAN: Default, VPI/VCI: 8/81, Encapsulation: LLC, Qos Class: UBR, PCR/SCR/MBS: 4000/4000/10
  • Klik Save Settings
Setting PPPoE:
  • Klik WAN
  • Clik ATM PVC
  • Klik VCI
  • Protocol: PPPoE, VPI/VCI: 8/81, Encapsulation: LLC, QoS Class: UBR, PCR/SCR/MBS: 4000/4000/10, IP assigned by ISP: Yes, IP Address: 0.0.0.0, Subnet Mask: 0.0.0.0, Connect Type: Always Connected, Idle Time (Minute): 5, Username: nmrspeedy@telkom.net, Password: (password dari telkom), Confirm Password: , MTU: 1492
  • Klik Save Settings


Adsl Modem ZyXeL
P-660R
Default IP: 192.168.1.1
Default username: admin
Default password: 1234

Setting Bridge
  • Pilih Network
  • Pilih WAN
  • Mode: Bridge, Encapsulation: RFC 1483, Multiplexing: LLC, VPI: 8, VCI: 81, Apply
  • Pilih Maintenance
  • Pilih Tools
  • Restart
Setting PPPoE:
  • Pilih Network
  • Pilih WAN
  • Mode: Routing, Encapsulation: PPPoE, Username: ( nmrspeedy@telkom.net), Password: (password speedy), Service Name: Speedy, Multiplexing: LLC, VPI: 8, VCI: 81, IP Address: Obtain an IP Address Automatically, Connection: Nailed-Up Connnection, Apply
  • Klik Maintenance
  • Klik Tools
  • Restart

Adsl Modem Shiro

Default IP: 192.168.1.1
Default username: admin
Default password: admin
Setting Bridge:
  • Klik Advanced
  • Klik WAN
  • Klik New Connection
  • Connection Name: Speedy, Type: Bridge, VPI: 8, VCI: 81, and Submit
  • Save Settings
  • Restart Router
Setting PPPoE:
  • Pilih Advanced
  • Klik WAN
  • Klik New Connection
  • Connection Name: Speedy, Type: PPPoE, Sharing: Enable, Encapsulation: LLC, Username: nmrspeedy@telkom.net, Password: (password dari telkom), VPI: 8, VCI: 81, and Submit
  • Save Settings
  • Restart Router
Adsl Modem Aztech
Default IP: 192.168.1.1
Default username: admin
Default password: admin

Sabtu, 03 Juli 2010 0 komentar By: obet

Belajar dengan Meniru

Ada sebuah ungkapan: "Peniruan adalah mencuri ide orang lain atau mungkin juga berupa bentuk tertinggi dari sanjungan yang berlebihan". Tapi, kita tahu bahwa orang itu tidak dapat pintar begitu saja tanpa ada proses pembelajaran. Salah satunya dengan meniru hingga dia bisa mengerjakannya sendiri. Kita juga harus menjadi orang yang cerdas. Perngertian cerdas yang dimaksud bukanlah sekedar pintar, tetapi pandai menggunakan gagasan orang lain agar bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.
Seperti inilah kerja otak manusia. Sejak kecil, saat Anda berusaha meniru kata-kata yang terdengar di rumah, kemudian menggunakannya sendiri, otak itu sebenarnya berusaha menyalin dan meniru dari yang dilihat dan didengar. Maka itu, sangatlah penting untuk memberi kesempatan kepada otak untuk meniru. Meniru merupakan salah satu alat Bantu penting di Era Pengetahuan saat ini, dimana modal intelektual bukanlah hal yang sangat penting.
Untuk berhasil, Anda harus berusaha di dalam situasi dimana Anda dapat meniru peran model yang terbaik.Anda harus mempercayai teknik ini sebagai cara mempelajari hal baru, mengenali keterampilan sosial yang dibutuhkan untuk memampukan Anda untuk meniru, lalu menjadikannya bagian dari kebiasaan belajar Anda.

Jumat, 02 Juli 2010 0 komentar By: obet

Pengumuman Beasiswa BBM dan PPA 2010 Institut Pertanian Bogor

Bagi teman-teman yang telah mendaftar beasiswa BBM dan PPA, berikut ini adalah darftar nama-nama penerima beasiswa..


semoga beasiswa ini membuat kita lebih baik lagi dalam berkarya dan memajukan Indonesia menjadi lebih baik..
sukses selalu..
Jumat, 25 Juni 2010 0 komentar By: obet

Pengamen = Preman

Benarkah Pengamen itu sama dengan Preman?..
Sebuah pengalaman yang bukanlah hal yang aneh..Setiap minggu saat Obet harus pulang dan pergi dari Bogor-Bekasi atau sebaliknya, Obet selalu merasakan sebuah kriminal terselubung di balik kedok para Pengamen. Pengamen yang tidak ubahnya seperti Preman yang melakukan pemerasan kepada penumpang.,Hal ini tentu saja membuat para penumpang resah..Banyak diantara mereka yang mengeluhkan atas tindakan yang dilakukan Pengamen tersebut..Pengamen tersebut meminta uang kepada penumpang secara paksa..Bahkan ada yang marah ketika diberi uang Rp 500..Padahal kehadiran mereka bukanlah menghibur, melainkan memeras..Tragis bangettt..Mungkin mereka pikir semua penumpang ini adalah orang berduit??!?!?!?!!..
Jumlah mereka tidaklah sedikit..Dalam satu kali pemberangkatan dari Terminal Bekasi hingga Pintu Tol Bekasi Timur, tidak kurang dari 3 Pengamen masuk ke dalam bis..Susahnya mendapatkan pekerjaan dan faktor ekonomilah yang memicu hal itu terjadi..Sebagai penyedia layanan transportasi, hendaknya para supir dan kernet juga membantu untuk menanggulanginya..Karena saat kejadian, kernet dan supir cenderung diam saja..
Selasa, 22 Juni 2010 0 komentar By: obet

Tak Ada Izin Bagi Hutan Gambut dan Hutan Alami

Pemerintah memutuskan tak akan lagi mengeluarkan izin hutan gambut dan hutan alami mulai tahun 2011. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengatakan izin konversi hutan gambut dan hutan alami tak akan dikeluarkan untuk alasan apapun.

Hal ini disampaikannya di sela pembukaan Bazaar dan Pojok Rakyat Carrefour di Carrefour Lebak Bulus, Senin (31/5/2010). Zulkifli mengatakan peraturan Presiden yang akan menjadi payung hukumnya memang belum dikeluarkan. Namun, arahan Presiden SBY cukup jelas mengantarkan pada penerbitan Perpres nantinya.

"Arahan Pak Presiden jelas, lahan gambut dan hutan alami mau kedalaman berapapun baik di kawasan hutan maupun di luar kawasan tidak boleh diberikan izin baru," tegasnya.

Arahan Presiden SBY ini dikeluarkan untuk memenuhi tuntutan pemerintah Norwegia yang akan memberikan bantuan 1 milyar dollar AS untuk mencegah deforestasi dan degradasi lahan gambut di Indonesia. Tuntutan dan bantuan ini diatur dalam penandatanganan letter of intent (LoI).

Saat ini, luas lahan gambut di Indonesia mencapai 18 juta hektar. Penghentian pengeluaran izin juga berlaku untuk perpanjangan izin konversi. Pemerintah tak akan memberikan izin.

Zulkifli juga mengaku sejak menjadi Menteri Kehutanan, sedikitpun dirinya belum pernah mengeluarkan izin untuk konversi di kedua lahan tersebut.  Jika Perspres sudah diterbitkan dan aturan dijalankan, pemerintah daerah harus menurutinya dengan tidak memberi izin apapun untuk konversi kedua lahan ini.

Partisipasi Pemda sangat diharapkan Untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya pada masyarakat di dalam maupun di luar kawasan hutan. Tiga Tahap Implementasi Perwujudan kesepakatan akan dilakukan dalam tiga tahap.

Pada tahap pertama yang dimulai akhir 2010, Indonesia dan Norwegia akan menyepakati bersama lokasi proyek percobaan di satu provinsi dan mempersiapkan konsep serta capacity building.

"Kita akan lihat dan survei, lalu putuskan dengan pihak Norway. Kami Kementerian Kehutanan mengusulkan Riau, Papua, Kaltim, Lampung dan Bengkulu. Lalu nanti disepakati mana yang dipilih," tambahnya.
Sabtu, 19 Juni 2010 0 komentar By: obet

Apa benar sekarang ini malam Minggu??

Hampir semua orang bilang kalau malam Minggu adalah malam yang panjang..Tapi itu berlaku untuk siapa?..
Kayaknya tidak berlaku bagi Obet sekarang, malam Minggu sepi sendiri di rumah. Ga ada kerjaan lain yang bisa dilakukan selain ngenet. Mau jalan-jalan ga ada teman,mau shopping tidak ada uang, mau nonton televisi tapi ga ada acara yang seru. Walaupun ada siaran Piala Dunia, tapi Obet lagi males nonton siaran bola. Biasanya kalau malam Minggu bgini, teman-teman di sekitar rumah pada nongkrong bareng di gang-gang. Tapi malam ini sepi banget kayak kuburan. Mungkin lagi pada sibuk sama pacar masing-masing atau mungkin ada yang lagi kerja. Beginilah nasib seorang Obet yang terpakasa harus di rumah dulu sampai gerombolan teman-teman rumah datang. Emang dasar anak muda, kalau lagi pacaran lupa sama teman. hahaha
"Ambil hikmahnya aja bett!!!" kayak bgitu tuh bisikan dari hati Obet. haha
Jumat, 18 Juni 2010 0 komentar By: obet

Selamat Tinggal Asrama TPB Tercinta

Hampir setahun sudah Obet tinggal di Asrama Mahasiswa TPB IPB bersama rekan-rekan seangkatan dan Senior Residence (SR). Pengalaman diawal waktu Obet tinggal di Asrama tidaklah sebaik saat berpisah meninggalkannya. Awal pertama pindah sekitar tanggal 30 Juni 2009, dimana pada saat itu baru ada sekitar 3 orang yang tinggal dalam satu lorong sebelum keesokan harinya berdatangan lagi Mahasiswa yang lain dari daerah Jabotabek Teman baru, sahabat baru, keluarga baru, pengalaman baru dan relasi baru. Itulah sedikit gambaran hal-hal yang Obet dapatkan di Asarama TPB. Semuanya begitu indah saat dilakukan bersama-sama dengan keberagaman yang ada.

Hidup dalam keberagaman tidaklah mudah, banyak hal yang harus tetap dijunjung tinggi, seperti saling menghargai dan menghormati antar penghuni. Salah sedikit bisa berakibat fatal. Ada pepatah yang mengatakan bahwa 'Dimana Bumi di pijak, disitu langit dijunjung'. Itulah yang mendasari obet bisa tetap bertahan menghadapi suasan asrama yang mungkin terasa serba terbatas. Namun, itu semua dapat diatasi dengan kebersamaan obet dan rekan selorong di gedung C2 lorong 1 (ARLOJI).
Rabu, 02 Juni 2010 0 komentar By: obet

Pembuatan Preparat dan Pengecatannya

Mikroorganisme yang ada di alam ini mempunyai morfologi, struktur dan sifat-sifat yang khas, begitu pula dengan bakteri. Bakteri yang hidup hampir tidak berwarna dan kontras dengan air, dimana sel-sel bakteri tersebut disuspensikan. Salah satu cara untuk mengamati bentuk sel bakteri sehingga mudah untuk diidentifikasi ialah dengan metode pengecatan atau pewarnaan. Hal tersebut juga berfungsi untuk mengetahui sifat fisiologisnya yaitu mengetahui reaksi dinding sel bakteri melalui serangkaian pengecatan (Jaweta, 1986; Dwidjoseputro, 1994; Assani, 1994).
Tujuan dari pewarnaan adalah untuk memudahkan melihat bakteri dengan mikroskop, memperjelas ukuran dan bentuk bakteri, untuk melihat struktur luar dan struktur dalam bakteri seperti dinding sel dan vakuola, menghasilkan sifat-sifat fisik dan kimia yang khas daripada bakteri dengan zat warna, serta meningkatkan kontras mikroorganisme dengan sekitarnya (Pelczar & Chan, 1986; Volk & Wheeler, 1993; Lim, 1998).
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pewarnaan bakteri yaitu fiksasi, peluntur warna, subtrat, intensifikasi pewarnaan dan penggunaan zat warna penutup. Pewarnaan gram pertama kali mulai dikembangkan pada tahun 1884 oleh ahli histologi yaitu Cristian Gram (Cappuccino & Sherman, 1983).
Berbagai macam tipe morfologi bakteri (kokus, basil, spirilum, dan sebagainya) dapat dibedakan dengan menggunakan pewarna sederhana. Istilah ”pewarna sederhana” dapat diartikan dalam mewarnai sel-sel bakteri hanya digunakan satu macam zat warna saja (Gupte, 1990). Kebanyakan bakteri mudah bereaksi dengan pewarna-pewarna sederhana karena sitoplasmanya bersifat basofilik (suka akan basa) sedangkan zat-zat warna yang digunakan untuk pewarnaan sederhana umumnya bersifat alkalin (komponen kromoforiknya bermuatan positif). Faktor-faktor yang mempengaruhi

Sebuah Harapan Kapada Ketua Angkatan THH 46

Setelah selama ini pemilihan ketua angkatan selalu tertunda akibat ketidakcocokan jadwal, akhirnya saat ini Keluarga THH 46 telah resmi memiliki seorang ketua. Tidak mudah utnuk menentukan siapa ketua diantara kami. Banyak sanggahan dan perdebatan-perdebatan seru saat pemilihan terjadi. Tapi tidak sampai menimbulkan tindakan anarkis ataupun tawuran kayak anak SMA. Hehehe . Acara pemilihannya dilaksanakan pada tanggal 31 Mei 2010 di pelataran Gymnasium IPB jam 17.00. Ketua angkatan itu bernama Farid Permana Putra, seorang manusia yang berasal dari Padang. Dengan ciri khas kacamatanya yang ternyata hanyalah hiasan belaka tanpa lensa. Katanya sih biar nggak mengantuk. Obet juga bingung kenapa begitu. Selain itu gayanya yang sering menggaruk kepala saat berbicara ini ternyata mampu membuat kami percaya untuk memilihnya menjadi ketua angkatan melalui musyawarah (kenapa bisa??). Karena poin-poin dibawahlah yang mampu menjelaskannya. Tapi sebenarnya garuk kepala itu bukanlah menjdi daya tarik bagi kami, terutama Obet. hahaha
Senin, 31 Mei 2010 0 komentar By: obet

Menjadi Apapun Dirimu

Menjadi seperti karang-lah, meski itu tak mudah. Sebab ia ‘kan menahan sengat sinar matahari yang garang. Sebab ia ‘kan kukuh halangi deru ombak yang kuat menerpa tanpa kenal lelah. Sebab ia ‘kan melawan banyu yang keras menghembus dan menerpa dengan dingin yang coba membekukan. Sebab ia ‘kan menahan hempas badai yang datang menggerus terus-menerus dan coba melemahkan keteguhannya. Sebab ia ‘kan kokohkan diri agar tak mudah hancur dan terbawa arus. Sebab ia ‘kan berdiri tegak berhari-hari, bertahun-tahun, berabad-abad, tanpa rasa jemu dan bosan.

Menjadi seperti pohon-lah, yang tinggi menjulang, meski itu tak mudah. Sebab ia ‘kan tetap tegar bara mentari yang terus menyala setiap siangnya. Sebab ia ‘kan meliuk halangi angin yang bertiup kasar. Sebab ia ‘kan terus menjejak bumi hadapi gemuruh sang petir. Sebab ia ‘kan hujamkan akar yang kuat untuk menopang. Sebab ia ‘kan menahan gempita hujan yang merubuhkan. Sebab ia ‘kan senantiasa berikan bebuahan yang manis dan mengenyangkan. Sebab ia ‘kan berikan tempat bernaung bagi burung-burung yang singgah di dahannya. Sebab ia ‘kan berikan tempat berlindung dengan rindang daun-daunnya.

Menjadi seperti ikan paus-lah, meski itu tak mudah. Sebab dengan sedikit kecipakannya, ia ‘kan menggetarkan ujung sanudera. Sebab besar tubuhnya ‘kan menakutkan musuh yang coba mengganggunya. Sebab sikap diamnya ‘kan buat tenang laut dan seisinya.

Menjadi seperti elang-lah, dengan segala kejantanannya. Meski itu juga tak mudah. Sebab ia harus melayang tinggi menembus birunya langit. Sebab ia harus melanglang buana untuk